Pengacara: Para Aktivis GSF Disiksa Pasukan Israel, Luka Patah Tulang

Anton Suhartono
Para aktivis misi Global Sumud Flotilla (GSF) dilaporkan mengalami luka parah akibat penyiksaan pasukan Israel (Foto: Handout)

Para aktivis dipaksa berjalan sambil membungkuk dan berlutut dalam waktu lama dalam posisi yang menyakitkan dan memalukan. Perlakuan itu disebut sebagai bagian dari intimidasi terhadap peserta misi kemanusiaan internasional tersebut.

Tidak hanya itu, otoritas Israel juga dilaporkan memaksa aktivis Muslimah melepas jilbab mereka selama penahanan berlangsung.

Rencananya, para aktivis akan dihadirkan ke pengadilan atau otoritas terkait pada Kamis (21/5/2026) untuk peninjauan status penahanan sebelum dideportasi ke negara masing-masing.

Sebelumnya, Adalah menuduh otoritas Israel menjalankan kebijakan kriminal berupa penyiksaan dan penghinaan terhadap tahanan. Tuduhan itu muncul setelah Menteri Keamanan Nasional Israel Itamar Ben Gvir membagikan video perlakuan tak manusiawi terhadap para aktivis.

Dalam video tersebut, para aktivis terlihat berlutut dengan tangan terikat di belakang serta wajah menghadap ke lantai sambil diperdengarkan lagu kebangsaan Israel.

GSF merupakan misi kemanusiaan internasional yang bertujuan menyalurkan bantuan ke Gaza. Pada akhir April lalu, tentara Israel juga menyerang kapal-kapal armada GSF gelombang pertama di perairan internasional dekat Pulau Kreta, Yunani. Konvoi tersebut terdiri atas 345 peserta dari 39 negara.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
1 hari lalu

Pejabat Israel Sebut Iran Mungkin Serang Negaranya untuk Ganggu Pemilu

1 hari lalu

Perang AS-Iran Bisa Meledak Lagi! Israel Siapkan Skenario Serangan

1 hari lalu

Trump Tambah Kekuatan Militer di Timur Tengah, Israel Bersiap Hadapi Iran

1 hari lalu

Bukan Hanya Membunuh, Profesor Matematika Israel Ingin Usir Orang-Orang Arab

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal