Pengadilan Israel Tetap Gelar Sidang Kasus Korupsi Netanyahu meski Sedang Perang

Anton Suhartono
Sidang kasus korupsi yang menjerat PM Israel Benjamin Netanyahu tetap digelar meski negara sedang perang (Foto: Reuters)

Kasus 1000, Netanyahu dan istrinya, Sara, dituduh menerima hadiah, termasuk sampanye dan cerutu, dari perusahaan terkemuka Hollywood Arnon Milchan serta miliarder Australia James Packer. Hadiah itu diberikan sebagai imbalan atas bantuan politik.

Selanjutnya kasus 2000, dia menegosiasikan kesepakatan dengan surat kabar Israel, Yedioth Ahronoth, untuk mendapat liputan berita yang menguntungkan. Sebagai imbalannya parlemen yang didominasi politisi pendukungnya menekan surat kabar pesaing.

Sementara dalam kasus 4000, Netanyahu dituduh kongkalingkong dengan perusahaan telekomunikasi, Bezeq Telecom Israel. Sebagai imbalannya dia mendapat liputan yang positif di portal berita milik mantan pemimpin perusahaan tersebut.

Persidangan dimulai pada Mei 2020 namun beberapa kali ditunda akibat perselisihan penuntutan serta pandemi Covid-19.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
9 jam lalu

Dewan Keamanan PBB Kutuk Serangan Israel Tewaskan 3 Prajurit TNI, Dukung Penyelidikan

Internasional
10 jam lalu

Israel Khawatir AS Berdamai dengan Iran, Desak Lanjutkan Perang

Internasional
10 jam lalu

Menhan Israel Sesumbar Hancurkan Lebanon Selatan seperti Gaza

Internasional
20 jam lalu

Terungkap! Israel Desak AS Lancarkan Serangan Darat ke Iran Sebelum Negosiasi Damai

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal