Kantor berita Saudi Press Agency (SPA) melaporkan, saat itu Abdulaziz sedang berada di rumah temannya di Kota Jeddah. Di saat bersamaan datang Mamdouh bergabung.
Di tengah cengkrama, Abdulaziz terlibat cekcok dengan Mamdouh yang berujung pada penembakan. Mamdouh diketahui juga menembak dua orang lainnya di rumah itu, namun korban hanya mengalami luka.
Saat berusaha kabur dari rumah, Mamdouh ditembak mati polisi lainnya. Ada lima polisi yang ikut terluka ditembak selama proses penangkapan.
Sementara itu, Duta Besar Arab Saudi untuk Uni Emira Arab menyampaikan duka cita atas berpulangnya Abdulaziz.
“Abdulaziz Al Fagham akan dikenang sebagai pahlawan dan patriot, mencintai negara dan rajanya. Seluruh warga Arab Saudi berduka dengan kepergiannya,” isi cuitan dubes, seperti dilaporkan kembali Gulf News, Minggu (29/9/2019).