Penggunaan Senjata Kimia di Suriah, Arab Saudi Siap Kerahkan Pasukan

Anton Suhartono
Mohammed bin Salman (Foto: AFP)

PARIS, iNews.id - Putra mahkota Arab Saudi Pangeran Mohammed bin Salman menegaskan negaranya akan ambil bagian melakukan aksi militer di Suriah jika terbukti adanya penggunaan senjata kimia.

Sedikitnya 70 warga Douma, Ghouta Timur, tewas dalam serangan pasukan Syiah rezim Bashar Al Assad yang didukung oleh Rusia, Iran, serta militan Hezbollah dari Lebanon, pada Sabtu pekan lalu. Para korban kebanyakan warga sipil yakni anak-anak dan perempuan. Mereka terindikasi terpapar gas kimia.

"Jika aliansi dan partner kami memintanya, kami akan siap," kata Mohammed, saat menggelar jumpa pers bersama Presiden Prancis Emmanuel Macron di Paris, Selasa 10 April, dikutip dari Reuters.

Sebelumnya, Menteri Luar Negeri Arab Saudi Adel Al Jubeir mengatakan, beberapa negara telah berkonsultasi untuk mengambil sikap dan merespons serangan menggunakan senjata kimia di Suriah.

"Posisi kami adalah bahwa pelakunya harus bertanggung jawab dan dibawa ke pengadilan," kata Jubeir.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
3 hari lalu

Arab Saudi Temukan "Harta Karun" di Madinah, Apa Itu?

3 hari lalu

Ini Isi Pernyataan Lengkap Mufti Agung Arab Saudi Serukan Jihad Lawan Kelompok Houthi

4 hari lalu

Makkah Diserang, Mufti Agung Arab Saudi Keluarkan Seruan Jihad Lawan Kelompok Houthi

6 hari lalu

Kota Makkah Diserang, Raja Salman Sebut Houthi Teroris

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal