Pentolan Taliban Pakistan Lolos dari Maut usai Diserang Drone Berpeledak

Ahmad Islamy Jamil
Ilustrasi drone militer AS yang beroperasi di Afghanistan. (Foto: Reuters)

Kompleks itu digunakan sebagai pangkalan oleh para pejuang TTP dari Pakistan yang melintasi perbatasan keropos dengan Afghanistan, katanya.

Maulvi ditangkap oleh rezim Kabul sebelumnya yang didukung AS. Dia menghabiskan bertahun-tahun di Penjara Bagram yang terkenal di Afghanistan. Akan tetapi, Maulvi dibebaskan setelah Taliban mengambil alih negara itu pada Agustus lalu.

Tidak jelas siapa yang bertanggung jawab atas serangan terhadap Maulvi pada Kamis kemrin itu. Akan tetapi, baik Pakistan maupun Amerika Serikat sebelumnya pernah menggunakan kendaraan udara tak berawak untuk melakukan pembunuhan di wilayah tersebut.

Juru Bicara Taliban Afghanistan, Bilal Karimi mengatakan, serangan itu memuat bahan peledak yang ditembakkan dari darat.

TTP, gerakan yang muncul 14 tahun lalu, dituduh bertanggung jawab atas 70.000 pembunuhan oleh Pemerintah Pakistan.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Suhu 46 Derajat Celsius, AS Batalkan Parade Hari Kemerdekaan Ke-250 di Washington DC

57 tahun lalu

Pidato Kemerdekaan Ke-250 AS, Trump: Militer Kita yang Terkuat, Menang 2 Perang Dunia!

57 tahun lalu

Iran Berduka! Trump Hentikan Negosiasi Seminggu, Beri Waktu Pemakaman Khamenei

57 tahun lalu

Iran Peringatkan AS-Israel Tak Menyerang Prosesi Pemakaman Khamenei: Akan Kami Balas!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal