Penuturan Aktivis Indonesia di Gaza soal Sepak Terjang Razan Al Najjar

Anton Suhartono
(Foto: Getty Image)

JAKARTA, iNews.id - Rasa kagum atas pengorbanan Razan Al Najjer, relawan medis Palestina di Gaza yang meninggal ditembus peluru sniper Israel disampaikan aktivis kemanusiaan Indonesia, Muhammad Husein.

Husein berkesempatan bertakziyah ke rumah almarhumah di Desa Khujaah, Khan Yunis, pada 3 Juni lalu, dan berbincang dengan sang ayah, Ashraf AL Najjer.

Meskipun tak dibayar, namun Razan selalu terdepan dalam membantu para demonstran korban penembakan tentara Israel di tenda-tenda penampungan darurat di Khan Yunis. Seperti diketahui, sejak demonstrasi 'Great March to Return' yakni simbolisasi pulang ke tanah yang dicaplok Israel pada 30 Maret 2018, lebih dari 12.000 orang mengalami luka dengan korban tewas 125 orang.

"Sejak direkrut oleh yayasan (Organisasi Pertolongan Medis Palestina) itu dia ditempatkan di titik perawatan lapangan di Khujaah, perbatasan timur di Khan Yunis. Itu titik yang menjadi tempat perawatan utama para korban, baik korban jiwa maupun korban luka yang tertembak oleh Israel," kata Husein di akun media sosialnya.

Hebatnya, kata Husein, Razan datang setiap hari sejak 30 Maret sampai beliau bertugas untuk terakhir kalinya, Jumat (1/6).

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
12 jam lalu

Abaikan Trump, Para Pejabat Israel Serukan Pendudukan Gaza secara Permanen

Internasional
2 hari lalu

Duh, 21 Warga Gaza Meninggal Dunia akibat Kedinginan Parah

Internasional
3 hari lalu

Organisasi Kerja Sama Islam Tolak Pengakuan Kemerdekaan Somaliland oleh Israel

Internasional
3 hari lalu

Mesir: Netanyahu Berusaha Halangi Gencatan Senjata Gaza Tahap II

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal