Penyanyi will.i.am Tuduh Pramugari Qantas Airlines Rasis saat Penerbangan di Australia

Nathania Riris Michico
Vokalis band Black Eyed Peas, will.i.am. (FOTO: Richard Shotwell/Invision/AP, File)

SYDNEY, iNews.id - Penyanyi will.i.am menuduh pramugari Qantas melakukan tindakan rasisme. Dia mengatakan sang pramugari memulai perselisihan saat penerbangan domestik di Australia.

Dalam serangkaian cuitan, vokalis Black Eyed Peas itu mengatakan sang pramugari terlalu agresif dan seharusnya tidak perlu berselisih karena menuduhnya tidak mendengar briefing keselamatan di pesawat.

Menggunakan tagar #RacistFlightAttendant, William Adams yang lebih dikenal dengan nama panggung will.i.am, mengatakan bahwa pramugari itu sangat kasar.

"Dia membawa (masalah) ke tingkat berikutnya dengan memanggil polisi,"cuitnya, seperti dilaporkan AFP, Senin (18/11/2019).

Lima di antara polisi itu sedang menunggu sang penyanyi tiba di Sydney setelah penerbangan 90 menit dari Brisbane.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
Internasional
2 hari lalu

PM Australia Albanese Diusir Jemaah saat Hadiri Salat Idul Fitri di Masjid Sydney

Nasional
10 hari lalu

Prabowo Bertemu Wakil PM Australia Richard Marles, Pertemuan 2 Sahabat Lama

Internasional
24 hari lalu

Potensi AS Serang Iran, Australia Minta Keluarga Diplomat Tinggalkan Israel dan Lebanon Segera

Nasional
27 hari lalu

Kemenkes Terima Laporan WNA Australia Kena Campak usai Perjalanan dari Indonesia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal