Peraih Nobel Perdamaian: Kondisi Anak-Anak Gaza seperti di Hiroshima Setelah Dibom Atom

Anton Suhartono
Pemenang Hadiah Nobel Perdamaian 2024 Nihon Hidankyo menyebut kondisi anak-anak Gaza mirip seperti serangan bom atom di Hiroshima (Foto: AP)

Dia juga memperingatkan, penggunaan senjata nuklir tidak akan mewujudkan perdamaian. Sekali saja senjata nuklir digunakan, akan ada pembalasan setimpal bahkan lebih dahsyat. Ini akan menjadi perang yang pelik.

“Jika Rusia menggunakannya untuk melawan Ukraina, atau Israel untuk melawan Gaza, itu tidak akan berhenti di situ," ujarnya.

Mimaki masih berusia 3 tahun saat bom atom dijatuhkan di Hiroshima pada 6 Agustus 1945. Serangan di Hiroshima menewaskan sekitar 140.000 orang. Tiga hari kemudian, bom atom dijatuhkan di Nagasaki, menewaskan 70.000 lainnya. Jepang kemudian menyerah kepada sekutu pada 15 Agustus 1945 yang menjadi akhir dari Perang Dunia II.

Nihon Hidankyo meraih Hadiah Nobel Perdamaian atas jasa mereka, bukan hanya membantu para korban bom atom, tapi menjadi gerakan akar rumput untuk menyuarakan dunia tanpa senjata nuklir.

Organisai yang didirikan pada 1956 itu menjadi suara bagi para penyintas bom atom, memberikan kesaksian tentang kengerian perang nuklir dan mengadvokasi penghapusan total senjata nuklir.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
2 jam lalu

Iran Hujani Israel dengan Bom Klaster, Yerusalem dan Tel Aviv Mencekam

Buletin
15 jam lalu

Tangan Diborgol! Richard Lee Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya

Internasional
1 hari lalu

30% Korban Tewas Serangan AS-Israel ke Iran Anak-Anak, Rudal Ditembak dari UEA

Nasional
1 hari lalu

Momen Prabowo Menangis Terharu, Apresiasi Baznas Salurkan Bantuan ke Palestina

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal