Perang 2 Kelompok Teroris Pecah, 34 Orang Tewas

Umaya Khusniah
Bentrokan fatal pecah antara Boko Haram dan kelompok teroris Negara Islam Provinsi Afrika Barat (ISWAP) di Negeria.. (foto: New York Times)

ABUJA, iNews.id - Bentrokan fatal pecah antara Boko Haram dan kelompok teroris Negara Islam Provinsi Afrika Barat (ISWAP) di Negeria. Akibatnya 34 orang dilaporkan tewas. 

Baku tembak dua kelompok ini terjadi di dua desa di Hutan Sambisa, Negara Bagian Borno, Nigeria, Sabtu (23/4/2022). 

Kedua kelompok ini telah beroperasi di wilayah yang bergejolak selama bertahun-tahun. Mereka terus melakukan serangan terhadap warga sipil dan juga militer.

Boko Haram atau Jemaat Sunnah untuk Dakwah dan Jihad merupakan organisasi militan dan teroris yang bermarkas di Nigeria timur laut, Kamerun utara, dan Niger. Sementara pesaingnya, Negara Islam Provinsi Afrika Barat (ISWAP) merupakan sekutu dari Islamic State of Iraq and Syria (ISIS). 

Pemerintah telah memerangi pemberontakan Boko Haram sejak 2009. Pemberontakan kelompok tersebut telah meluas ke negara-negara tetangga.

Menurut kantor Urusan Kemanusiaan PBB di Nigeria, sekitar 350.000 orang telah tewas. Sementara 3 juta warga sipil mengungsi dalam lebih dari satu dekade terorisme.  

Editor : Umaya Khusniah
Artikel Terkait
1 hari lalu

Kasus Bentrokan Satpol PP dan Pekerja Proyek di Jaksel Berujung Damai, Korban Pemukulan Cabut Laporan

3 hari lalu

Bentrokan Satpol PP dan Pekerja Proyek di Bulungan, Pramono: Bukan karena Penertiban Pedagang

3 hari lalu

Penyebab Bentrok Satpol PP-Pekerja Proyek di Jaksel Terungkap, gegara Parkir Liar

3 hari lalu

Satpol PP Dipukuli Helm di Bulungan Jaksel, Pramono Minta Pelaku Diproses Hukum

3 hari lalu

Pramono Ungkap Petugas Satpol PP yang Terlibat Bentrok di Bulungan Dipukuli Helm hingga Dapat 6 Jahitan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal