Reuters juga melaporkan setidaknya tujuh kapal tanker mengalami serangan pada pekan pertama Oktober. Selat Hormuz sendiri menangani sekitar 20 persen pasokan minyak dan LNG dunia.
Jika serangan baru Israel terhadap Iran benar-benar terjadi dan Tehran kembali menggunakan tekanan terhadap jalur pelayaran, dampaknya tidak hanya dirasakan Israel dan Iran.
Harga minyak, distribusi energi, biaya transportasi, hingga inflasi global bisa kembali terkena dampaknya.
Dengan Israel menyiapkan opsi serangan, AS memperkuat militernya dan Iran mempersiapkan balasan yang lebih luas, risiko pecahnya kembali perang besar Iran-AS dan Israel-Iran kini menjadi salah satu titik rawan utama di Timur Tengah.