Perang Saudara di Sudan Terus Berlangsung, Uni Eropa Ingatkan soal Genosida

Muhammad Fida Ul Haq
Konflik bersenjata di Sudan dikhawatirkan menjadi genoside etnis (Foto: Reuters)

DARFUR, iNews.id - Uni Eropa memperingatkan eskalasi kekerasan di wilayah Darfur, Sudan bisa bertambah mengkhawatirkan. Konflik tersebut sudah membuat jutaan orang mengungsi.

Uni Eropa memperingatkan potensi genosida di Sudan. Perang yang mulai sejak April 2023 ini berpotensi menyebabkan banyaknya korban jiwa.

Melansir dari Reuters, Senin (13/11/2023), perang terjadi antara tentara reguler Sudan dan pasukan paramiliter Rapid Support Forces.

Perang itu telah mengguncang wilayah barat dan memicu perselisihan yang sudah lama berkecamuk di sana. Diplomat Uni Eropa, Josep Borrell menyebutkan lebih dari 1.000 anggota komunitas Masalit tewas di Ardamta, Darfur Barat.

"Pembantaian terbaru ini tampaknya bagian dari kampanye pembersihan etnis yang lebih luas yang dilakukan oleh RSF untuk menghilangkan komunitas Masalit dari Darfur Barat, dan ini datang di atas gelombang kekerasan besar pertama pada bulan Juni," kata Borrell.

Editor : Muhammad Fida Ul Haq
Artikel Terkait
Nasional
3 hari lalu

Putin Yakin Perang Rusia-Ukraina Segera Berakhir, tapi...

Nasional
13 hari lalu

AS-Iran Memanas, Ali Ngabalin Sebut Trump Ingin Dikte Teheran Lewat Perang

Nasional
14 hari lalu

Ketegangan AS-Iran Berpotensi Mengarah ke Perang Ketahanan, Ini Penentunya

Nasional
1 bulan lalu

Prabowo: Indonesia Termasuk Negara Paling Aman jika Terjadi Perang Dunia III

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal