Perbudak Anak Perempuan, Anak Mantan Presiden Guinea Ditangkap di AS

Anton Suhartono
Mohamed Toure dan istrinya (Foto: Sheriff Tarrants County)

TEXAS, iNews.id - Pasangan suami istri asal di Southlake, Texas, Amerika Serikat, Mohamed Toure dan Denise Cros Toure, dinyatakan bersalah oleh juri federal terkait kasus perbudakan, Kamis (10/1/2019).

Mereka memperbudak seorang perempuan asal Guinea, Afrika Barat, selama 16 tahun. Korban dibawa dari Guinea sejak berusia 5 tahun dan dipekerjakan di rumah hingga berusia 21 tahun sebelum kabur.

Menurut juri, sebagaimana dikutip dari Associated Press, Sabtu (12/1/2019), pasutri itu melakukan praktik kerja paksa. Mereka terancam hukuman penjara selama 20 tahun, namun waktu eksekusi belum ditentukan. Sementara itu pengacara terdakwa akan mengajukan banding atas putusan juri.

Mohamed Toure merupakan anak dari mantan presiden Guinea. Dia bersama istrinya hijrah ke AS pada 2000 membawa anak perempuan berasal dari keluarga miskin yang tinggal di perdesaan.

Namun sesampainya di Texas, anak itu dipaksa bekerja mengurus rumah dan tidak diberi upah.

Polisi mulai menyelidiki kasus ini setelah korban melarikan diri dari rumah pasangan tersebut pada 2016.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Mobil
1 tahun lalu

Brasil Selamatkan 163 Pekerja asal China seperti Korban Perbudakan di Pabrik BYD

Talkshow
1 tahun lalu

INTERUPSI: Dwi Ayu Karyawati yang Dianiaya Anak Bos Toko Roti Dipaksa Kerja 18 Jam Sehari

Internasional
1 tahun lalu

Mirip Kanjuruhan, Puluhan Suporter Guinea Tewas Terinjak-injak saat Keluar Stadion

Internasional
1 tahun lalu

Rusuh Suporter Sepak Bola di Guinea Tewaskan Sekitar 100 Orang, Ini Pemicunya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal