Perdana Menteri Inggris Boris Johnson Selamat dari Upaya Pelengseran

Ahmad Islamy Jamil
Perdana Menteri Inggris Boris Johnson. (Foto: Reuters)

Kemarahan publik semacam itu lantas memicu tantangan bagi pemerintahannya, yang pada gilirannya memaksa sebuah mosi percaya pada kepemimpinan Johnson di parlemen.

Sebelumnya, puluhan anggota parlemen Konservatif telah menyuarakan keprihatinan bahwa Johnson dapat kehilangan wewenangnya untuk memerintah Inggris. Ditambah lagi, negara sedang menghadapi risiko resesi, kenaikan harga bahan bakar dan makanan, serta kekacauan perjalanan yang diakibatkan oleh aksi mogok para supir di Ibu Kota London.

Beberapa jam sebelum pemungutan suara mosi tidak percaya di Parlemen Inggris, Johnson berjanji kepada anggota partainya bahwa dia akan menopang ekonomi dan kembali ke kebijakan Konservatif tradisional seperti memotong pajak.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
4 hari lalu

Kasus Influenza A Mulai Meningkat, Lebih Bahaya dari Covid-19?

11 hari lalu

Prancis dan Kanada Ikut Tekan Israel, Netanyahu Siapkan Balasan Diplomatik

13 hari lalu

Bukan Cuma Tutup Konsulat, Israel Usir Diplomat Inggris dari Tepi Barat dalam 7 Hari

13 hari lalu

Israel Tutup Paksa Konsulat Inggris di Yerusalem Timur, Usir Diplomat

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal