Perdana Menteri Inggris Boris Johnson Selamat dari Upaya Pelengseran

Ahmad Islamy Jamil
Perdana Menteri Inggris Boris Johnson. (Foto: Reuters)

Kemarahan publik semacam itu lantas memicu tantangan bagi pemerintahannya, yang pada gilirannya memaksa sebuah mosi percaya pada kepemimpinan Johnson di parlemen.

Sebelumnya, puluhan anggota parlemen Konservatif telah menyuarakan keprihatinan bahwa Johnson dapat kehilangan wewenangnya untuk memerintah Inggris. Ditambah lagi, negara sedang menghadapi risiko resesi, kenaikan harga bahan bakar dan makanan, serta kekacauan perjalanan yang diakibatkan oleh aksi mogok para supir di Ibu Kota London.

Beberapa jam sebelum pemungutan suara mosi tidak percaya di Parlemen Inggris, Johnson berjanji kepada anggota partainya bahwa dia akan menopang ekonomi dan kembali ke kebijakan Konservatif tradisional seperti memotong pajak.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Fadly Faisal Akhirnya Buka Suara soal Kaos Motif Bra yang Viral: Seru-seruan Doang!

57 tahun lalu

8 Fakta Eton College, Sekolah Elite Pilihan Pangeran George yang Biayanya Rp1,4 Miliar!

57 tahun lalu

Daftar Medsos yang Dilarang untuk Anak-Anak di Inggris, TikTok hingga Instagram!

57 tahun lalu

Tak Hanya Melarang Medsos, Inggris Perketat Penggunaan AI bagi Anak dan Remaja

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal