Perempuan Italia Dideportasi dari Israel, Diduga Terlibat Kelompok Militan

Umaya Khusniah
Israel telah mendeportasi seorang perempuan Italia yang ditahan dalam penggerebekan militer di daerah Bethlehem, Tepi Barat yang diduduki.  (Foto: findlaw)

PFLP telah ditetapkan sebagai organisasi teroris oleh Amerika Serikat dan Uni Eropa.

Setelah penangkapan Costantini pada Senin, dia diserahkan ke Otoritas Kependudukan dan Imigrasi Israel. Perempuan itu dideportasi pada hari yang sama.

Kantor berita Italia ANSA mengatakan Costantini berusia sekitar 50 tahun. Pengusirannya terjadi pada hari yang sama ketika Menteri Luar Negeri Italia, Antonio Tajani berbicara melalui telepon dengan mitranya dari Israel, Eli Cohen.

Keduanya tidak menyebutkan kasus Costantini dalam pernyataan mereka tentang panggilan telepon tersebut.

Penyerangan mematikan di Dheisheh menambah jumlah warga Palestina yang tewas di Tepi Barat menjadi 14 orang selama bulan ini. Korban tewas termasuk warga sipil dan pejuang. Mayoritas korban ditembak mati oleh pasukan Israel.

Editor : Umaya Khusniah
Artikel Terkait
Internasional
4 jam lalu

Israel Tewaskan 7 Orang di Lebanon Selatan, Hancurkan Biara Katolik

Internasional
1 hari lalu

Trump Umumkan Perang Lawan Iran Berakhir, USS Gerald R Ford Ditarik dari Timur Tengah

Internasional
15 jam lalu

Drone Serat Optik Hizbullah Jadi Mimpi Buruk bagi Pasukan Israel di Lebanon

Internasional
1 hari lalu

Iran Ungkap Skenario Serangan jika Perang Melawan AS-Israel Berlanjut

Internasional
1 hari lalu

Setelah Patung Yesus, Pasukan Israel Rusak Sekolah Kristen di Lebanon

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal