Perempuan Jepang Dilarang Pakai Kacamata di Tempat Kerja, Picu Kemarahan

Nathania Riris Michico
Ilustrasi perempuan Jepang pakai kacamata.

"Ini bukan soal bagaimana perempuan menjalankan pekerjaannya. Perusahaan menghargai perempuan dari penampilan yang feminin, dan memakai kacamata dianggap tidak mendukung hal itu," ujar Nemoto.

Perdebatan ini mirip dengan yang terjadi sebelumnya terkait pemakaian sepatu hak tinggi di Jepang.

Aktor dan penulis Yumi Ishikawa meluncurkan petisi agar Jepang mengakhiri aturan berpakaian sesudah dia diminta memakai sepatu hak tinggi ketika bekerja di rumah pemakaman.

Gerakan ini menarik dukungan yang kuat di media sosial. Para pengikut Yumi mencuitkan petisi itu beserta tagar #KuToo mengikuti tagar terkenal #MeToo yang menggugat soal kekerasan seksual terhadap perempuan.

Slogan ini bermain-main dengan kata-kata dalam bahasa Jepang "kutsu" untuk sepatu dan "kutsuu" untuk rasa sakit.

Para pegiat kampanye ini mengatakan memakai sepatu hak tinggi dilihat sebagai kewajiban ketika mereka melamar pekerjaan.

Para pendukung kampanye ini juga tersinggung ketika seorang menteri menyatakan "perlu" bagi perusahaan untuk menegakkan aturan berpakaian bagi perempuan memakai sepatu hak tinggi.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
Internasional
14 jam lalu

Indonesia Pinjamkan Sepasang Komodo ke Kebun Binatang Jepang, Ditukar Panda Merah

Nasional
3 hari lalu

Gempa Besar M6 Guncang Hokkaido Jepang, BMKG: Tak Berpotensi Tsunami di Indonesia

Internasional
5 hari lalu

Jepang Dilanda Kebakaran Hutan Dahsyat, Ribuan Orang Dievakuasi

Internasional
5 hari lalu

Rekor! Ikan Tuna Ini Terjual Rp55 Miliar dalam Lelang, Termahal di Dunia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal