Perempuan Kulit Hitam Ini Diabadikan sebagai Nama Kantor Pusat NASA, Siapa Dia?

Anton Suhartono
Mary Jackson (Foto: AFP)

"Dia merupakan seorang ilmuwan, sosok humanis, istri, ibu, sekaligus perintis yang membuka jalan bagi ribuan orang untuk mencapai sukses, tidak hanya di NASA, tapi di penjuru negeri ini," kata Lewis, dalam pernyataan.

Lahir di Hampton, Virginia, Mary lulusan dari Hampton Institute (sekarang Hampton University) pada 1942 setelah mengambil jurusan matematika dan ilmu fisika.

Pada 1951, dia mulai bekerja di Komite Penasihat Nasional untuk Aeronautika, organisasi yang kemudian berubah menjadi NASA. Dia bekerja di Unit Komputasi Area Barat.

Mary mulai bekerja d bagian terowongan 4x4 bertekanan supersonik setelah berubah menjadi NASA, sekaligus menjadi insinyur perempuan kulit hitam pertama di badan antariksa tersebut.

Selain prestasi di bidang profesi, dia dikenal dengan dedikasinya untuk mengangkat derajat perempuan di bidang ilmiah.

Mary pensiun dari NASA pada 1985 dan meninggal di tahun 2005.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Nasional
23 hari lalu

Presiden Prabowo Hadiri KTT Perdana Board of Peace di Washington DC

Nasional
24 hari lalu

Mahasiswa Indonesia di AS Berharap Kunjungan Prabowo Berdampak Nyata bagi Masyarakat RI

Nasional
2 bulan lalu

Mimpi Prabowo Ingin Anak-Anak Petani Jadi Insinyur hingga Jenderal 

Internasional
4 bulan lalu

Amazon PHK 14.000 Karyawan, 40 Persen Insinyur Terdampak

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal