Perempuan Saudi Ramai-ramai Berambut Pendek setelah Tak Wajib Lagi Berhijab

Maria Christina Malau
Ilustrasi. Perempuan Arab Saudi kini semakin banyak memilih potongan rambut pendek atau "boy". (Foto: Adidas via saudigazette)

"Orang suka melihat feminitas dalam penampilan wanita," katanya. 

"Gaya ini seperti perisai yang melindungi saya dari orang-orang dan memberi saya kekuatan."

Tingginya permintaan kaum perempuan untuk potongan rambut pendek ini juga dibenarkan oleh seorang penata rambut di salah satu satu salon di pusat Kota Riyadh. Permintaannya bahkan telah melonjak, sekitar tujuh atau delapan pelanggan dari 30 orang.

"Tampilan ini menjadi sangat populer sekarang. Permintaan meningkat, terutama setelah perempuan memasuki pasar tenaga kerja," kata penata rambut, Lamis.

Dia mengatakan, fakta bahwa banyak perempuan Saudi tidak mengenakan jilbab telah mendorong penyebaran mode rambut pendek. Perempuan ramai-ramai mencoba potongan rambut pendek, terutama berusia di akhir belasan dan 20-an tahun.

Pencabutan persyaratan jilbab hanyalah salah satu dari banyak perubahan yang telah menata ulang kehidupan sehari-hari bagi wanita Saudi di bawah Pangeran MBS, yang dinobatkan sebagai pewaris ayahnya berusia 86 tahun, Raja Salman, lima tahun lalu.

Editor : Maria Christina
Artikel Terkait
1 hari lalu

Kapal Tanker Raksasa Saudi Dihantam Rudal di Selat Hormuz, 2 ABK Filipina Tewas

2 hari lalu

Muhadjir Effendy Ungkap Surat Pengalihan Kuota Haji Tambahan Dibuat atas Permintaan Asosiasi Travel

8 hari lalu

Trump Kirim Proposal Perjanjian Nuklir AS-Saudi ke Kongres, Syaratnya Harus Berdamai dengan Israel

8 hari lalu

Bangladesh Pertimbangkan Gabung Pakta Pertahanan Makkah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal