Menurut Mojtaba, tak ada satu pun pangkalan militer AS di kawasan yang aman dari serangan rudal maupun drone Iran. Pernyataan tersebut memperlihatkan meningkatnya ketegangan di tengah proses mediasi internasional yang sedang berlangsung.
Pesan itu disampaikan Mojtaba bertepatan dengan peringatan puncak ibadah haji atau 9 Dzulhijjah 1447 Hijriah. Dalam pidatonya, dia juga menyerukan negara-negara Muslim untuk memperkuat persatuan dan kerja sama regional.
“Saya dengan tulus mengundang semua negara dan pemerintah Islam untuk menjalin persahabatan dan kerja sama demi kebaikan bersama,” ujarnya.
Selain menyerukan solidaritas dunia Islam, Mojtaba juga mendorong pembentukan tatanan regional dan global baru yang lebih mengutamakan kepentingan bersama negara-negara kawasan.
Pernyataan keras dari Teheran ini muncul di tengah mediasi yang dipimpin Pakistan guna mengakhiri perang AS-Israel versus Iran yang berlangsung sejak 28 Februari lalu. Meski gencatan senjata mulai berlaku sejak 8 April dan diperpanjang Presiden AS Donald Trump, situasi di kawasan masih sangat rentan memanas sewaktu-waktu.