Menurut dia, pusat layanan kesehatan di tingkat masyarakat harus mampu memilih dan memilah pasien untuk dirawat inap. Mereka juga harus memberikan imbauan tentang perawatan di rumah yang aman, di samping menyediakan informasi melalui hotline ataupun papan pengumuman.
“Seperti halnya terjadi negara mana pun, WHO mengatakan gabungan antara pelonggaran aturan perlindungan pribadi, pertemuan massal, dan varian yang lebih menular di mana cakupan vaksin masih rendah, bisa menciptakan tsunami (wabah) yang sempurna,” katanya.