Pertama Kali, AS Akan Siarkan Langsung Eksekusi Mati dengan Regu Tembak

Terpidana mati Nidal Hasan. (Foto: Departemen Sheriff Bell County via AP)

"Kami akan memastikan masyarakat dapat menyaksikannya, bahwa eksekusi ini bersifat terbuka untuk umum. Sebab, orang-orang perlu memahami bahwa ada konsekuensi serius atas tindakan semacam ini," kata Hegseth.

Saat ditanya apakah Hasan memiliki permintaan terakhir, Hegseth menjawab: "Tidak peduli. Kita akan melihatnya pada 3 Desember."

Dewan juri militer menjatuhkan hukuman mati kepada Hasan pada Agustus 2013 setelah menyatakan dirinya bersalah atas 45 dakwaan pembunuhan berencana dan percobaan pembunuhan berencana. Dia melepaskan tembakan menggunakan pistol berbidik laser di sebuah fasilitas medis di pangkalan militer di Texas tersebut.

Penembakan itu terjadi beberapa pekan sebelum Hasan akan dikirim ke Afghanistan.

Dia mengalami kelumpuhan parsial dan harus menggunakan kursi roda akibat tembakan polisi saat penangkapannya. 

Editor : Rizky Agustian
Artikel Terkait
9 tahun lalu

Produksi Shale Oil AS Digenjot, OPEC Tak Ambil Pusing

9 tahun lalu

ECB Tahan Suku Bunga, Dollar Makin Perkasa

9 tahun lalu

Data Pertumbuhan Ekonomi Positif, Dollar Makin Menguat

9 tahun lalu

Gelar Konferensi Bahas Nuklir Korut, Vatikan Tepis Ingin Tengahi Konflik Korut-AS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal