Pertama Kali, China Gunakan Pesawat Buatan Lokal Pesaing Airbus A320 dan Boeing 737 Max

Anton Suhartono
Comac C919 (Foto: Sputnik)

BEIJING, iNews.id - Maskapai penerbangan sipil China, China Eastern Airlines, menjadi yang pertama menggunakan pesawat buatan dalam negeri, Jumat (9/12/2022). Pesawat bernama C919 tersebut diserahkan dari produsen, Commercial Aircraft Corp of China (Comac), ke maskapai di Bandara Internasional Pudong, Shanghai.

Setelah itu pesawat melakukan penerbangan singkat ke Bandara Kota Hongqiao sebagai percobaan. Rencananya China Eastern Airlines akan menggunakan pesawat C919 tersebut untuk penerbangan komersial pada musim semi 2023. C919 merupakan pesaing Airbus A320 Neo dan Boeing 737 Max.

C919 pesanan China Eastern Airlines memiliki 164 kursi yang dipasang di dua kabin. Delapan seat berada di kelas bisnis dan sisanya kelas ekonomi. Pesawat tersebut bisa menampung 158 sampai 192 penumpang.

C919 dibanderol 99 juta dolar AS atau sekitar Rp1,54 triliun per unit, sementara Airbus A320 Neo dan Boeing 737 Max tak ada data resmi. Meski demikian, para analis memperkirakan nilai dua pesawat itu antara 111 juta dolar hingga 122 juta dolar AS per unit.

Meski harganya lebih murah daripada produk pesaing dari pabrikan AS dan Eropa, prospek C919 belum jelas. Pasar harus terbiasa lebih dulu dengan pesawat buatan China sebelum menentukan untuk membelinya. Bahkan Comac tetap harus bersaing ketat dengan Boeing dan Airbus yang sudah memiliki nama besar.

Airbus pada tahun ini menerima pesanan senilai 37 miliar dolar AS dari maskapai China.

Saat ini empat maskapai penerbangan China mengoperasikan sekitar 2.200 unit pesawat Airbus dan Boeing. China Eastern Airlines memiliki 750 armada, termasuk sekitar 360 unit A320 dan 290 unit Boeing 737.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
16 jam lalu

Deretan Maskapai Internasional Terdampak Recall 6.000 Pesawat Airbus A320

Internasional
16 jam lalu

Geger Airbus Recall 6.000 Pesawat A320 di Seluruh Dunia, Ini Penyebabnya

Internasional
17 jam lalu

Waduh! Airbus Recall 6.000 Pesawat A320 Seluruh Dunia, Ganggu Penerbangan Internasional

Internasional
2 hari lalu

China Klaim Warganya Jadi Target Pembunuhan dan Diskriminasi di Jepang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal