Pertama Kali dalam Beberapa Dekade, Militer Myanmar Eksekusi Mati 4 Aktivis Demokrasi

Umaya Khusniah
Pasukan militer Myanmar. (Foto: Reuters)

NAYPYIDAW, iNews.id - Otoritas militer Myanmar pada Senin (25/7/2022) menyatakan telah mengeksekusi mati empat aktivis demokrasi yang dituduh membantu melakukan aksi teror. Eksekusi mati ini menjadi yang pertama di Myanmar dalam beberapa dekade terakhir.

Tidak dijelaskan kapan eksekusi mati itu dilakukan. Namun hukuman dilakukan sesuai dengan prosedur penjara. Sebagai informasi, di Myanmar, eksekusi dilakukan dengan cara digantung.

Sebuah kelompok aktivis, Asosiasi Bantuan Tahanan Politik (AAPP), mengatakan eksekusi yudisial terakhir Myanmar terjadi pada akhir 1980-an. 

Dilansir dari surat kabar Global New Light of Myanmar, keempat aktivis itu antara lain tokoh demokrasi Kyaw Min Yu (53) atau Jimmy dan mantan anggota parlemen dan artis hip-hop Phyo Zeya Thaw (41). 

Keduanya merupakan sekutu dari pemimpin Myanmar yang digulingkan, Aung San Suu Kyi. Keduanya kalah dalam sidang banding pada Juni lalu. Sedangkan dua aktivis lainnya yakni Hla Myo Aung dan Aung Thura Zaw.

Editor : Umaya Khusniah
Artikel Terkait
Nasional
8 hari lalu

GKSR soal Ambang Batas Parlemen: Demokrasi Bukan Milik Partai Besar Saja

Nasional
10 hari lalu

In Memoriam Try Sutrisno: Jejak Pemikiran dan Pengabdian Negarawan Penjaga Pancasila

Nasional
27 hari lalu

Prabowo Tegaskan Indonesia Negara Demokrasi: Kalau Tidak Gue Gak Jadi Presiden

Nasional
31 hari lalu

In Memoriam Agus Widjojo, Tentara Intelektual Penjaga Demokrasi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal