Pertama Kali dalam Beberapa Dekade, Militer Myanmar Eksekusi Mati 4 Aktivis Demokrasi

Umaya Khusniah
Pasukan militer Myanmar. (Foto: Reuters)

Keempatnya telah didakwa di bawah undang-undang kontra-terorisme dan hukum pidana. 

Vonis mati mereka jatuh pada Januari lalu dalam persidangan tertutup. Keempatnya dituduh membantu milisi untuk memerangi tentara yang merebut kekuasaan dalam kudeta tahun lalu dan melancarkan tindakan keras berdarah terhadap lawan-lawannya.

Istri Phyo Zeyar Thaw, Thazin Nyunt Aung mengaku belum diberitahu tentang eksekusi suaminya. Kerabat lainnya tidak dapat segera dihubungi untuk dimintai komentar.
 
Dilansir dari Reuters, orang-orang itu ditahan di penjara era kolonial Insein. Seorang narasumber mengatakan, keluarga mereka mengunjungi penjara itu Jumat lalu. 

"Hanya satu kerabat yang diizinkan berbicara dengan para tahanan melalui platform online Zoom," kata orang itu.

Editor : Umaya Khusniah
Artikel Terkait
16 hari lalu

Gibran Respons Kemunculan Kabinet Bayangan: Pengawasan Publik Bagian dari Demokrasi

25 hari lalu

2 WNI Disandera di Myanmar, Pelaku Minta Tebusan Rp200 Juta

26 hari lalu

Viral 2 WNI Diduga Disekap hingga Diperas Rp220 Juta di Myanmar, Polri Turun Tangan

29 hari lalu

500 Lebih Pengungsi Rohingya Dikhawatirkan Tewas akibat Kapal Tenggelam

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal