Pertama Kali, Saudi Rekrut Perempuan Jadi Anggota Angkatan Bersenjata

Anton Suhartono
Perempuan Saudi kini diperbolehkan bergabung dengan angkatan bersenjata (Foto: AFP)

Putra Mahkota Mohammed bin Salman menyetujui sejumlah reformasi yang bertujuan untuk memperluas hak-hak perempuan, termasuk mencabut aturan yang melarang mereka menyetir mobil, menonton pertandingan olahraga di stadion, serta bepergian ke luar negeri tanpa persetujuan wali laki-laki.

Saudi berupaya mengangkat imej sebagai negara terbuka seiring program untuk menarik wisatawan mancanegara ke Negara Teluk itu, sebagai bagian diversifikasi ekonomi dari mengandalkan minyak ke pariwisata.

Pada 28 September lalu, untuk pertama kalinya dalam sejarah Saudi mengeluarkan visa turis yang pada tahap awal ini berlaku untuk 49 negara, kebanyakan dari Barat. Sejalan dengan itu, Saudi memperlonggar aturan bagi perempuan asing, seperti dalam hal berpakaian serta menginap di hotel.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
4 hari lalu

Pakta Pertahanan Makkah Mirip NATO, Turki Ungkap Cara 3 Negara Balas Serangan

4 hari lalu

Muncul 'NATO' Baru di Timur Tengah? Ini Isi Pakta Pertahanan Makkah

4 hari lalu

Turki: Pakta Pertahanan Makkah Bukan untuk Lawan Iran

4 hari lalu

Houthi Serang Arab Saudi, Kilang Minyak Aramco Terbakar Hebat

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal