Pertama Kali, Serangan Balon Korut Berisi Sampah Mendarat di Istana Kepresidenan Korsel

Anton Suhartono
Serangan terbaru balon Korut mendarat di kompleks kepresidenan Korsel, tempat Presiden Yoon Suk Yeol berkantor (Foto: Yonhap)

SEOUL, iNews.id - Korea Utara (Korut) terus melancarkan serangan balon membawa sampah dan kotoran ke Korea Selatan (Korsel). Bahkan serangan terbaru pada Rabu (23/7/2024) malam, balon-balon tersebut mendarat di kompleks kepresidenan, tempat Presiden Yoon Suk Yeol berkantor.

Dinas Keamanan Kepresidenan (PSS) menyatakan serangan balon Korut ini merupakan yang pertama mencapai istana sejak berlangsung beberapa pekan lalu. Meski demikian Dinas Keamanan memastikan tak ada barang berbahaya di dalam kantong yang dibawa balon.

Di lokasi sekitar pendaratan hanya ditemukan sampah-sampah yang berjatuhan. Serangan balon terbaru itu dilancarkan Korut sehari sebelumnya, namun baru mencapai istana para Rabu.

“Penyelidikan yang dilakukan oleh tim respons kimia, biologi, dan radiologi menunjukkan benda-benda tersebut tidak menyebabkan bahaya atau kontaminasi, sehingga benda-benda itu bisa diambil. Kami terus memantau kerja sama dengan Kepala Staf Gabungan (JCS),” bunyi pernyataan PSS, dikutip dari Korea Times. 

Sementara itu Kantor Kepresidenan Korsel memastikan rute balin itu sudah terlacak sejak awal dan real time menggunakan alat observasi sebelum dijatuhkan. Namun pihaknya tak bisa menjatuhkan karena terlalu berisiko.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
11 jam lalu

Dukung Mojtaba Khamenei, Korea Utara Tegaskan Bersama Iran

Internasional
15 jam lalu

Korea Utara Dukung Mojtaba Khamenei Pimpin Iran, Ajak Seluruh Negara Kutuk AS-Israel

Buletin
5 hari lalu

Kim Jong Un Pamer Rudal dari Kapal Perang di Tengah Konflik AS-Israel vs Iran Memanas

Internasional
6 hari lalu

Tak Ingin seperti Iran Diserang AS-Israel, Kim Jong Un Pamer Kapal Perang dan Rudal Baru

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal