Pertama Kali Terjadi, Presiden Iran Raisi dan Pangeran MBS Bahas Situasi Palestina lewat Telepon

Ahmad Islamy Jamil
Putra Mahkota Arab Saudi, Pangeran Muhammad bin Salman (kiri), dan Presiden Iran Ebrahim Raisi mengadakan percakapan telepon, Rabu (11/10/2023). (Foto: Reuters/SPA)

TEHERAN, iNews.id – Presiden IranEbrahim Raisi mengadakan percakapan telepon dengan Putra Mahkota Arab Saudi, Pangeran Muhammad bin Salman (MBS), Rabu (11/10/2023). Keduanya membahas situasi di Palestina.

Itu adalah panggilan telepon pertama antara kedua pemimpin negara, sejak mencairnya hubungan Teheran dan Riyadh menyusul kesepakatan damai yang ditengahi China, beberapa bulan lalu.

“Selama percakapan telepon pertama antara Ayatollah Raisi dan Muhammad bin Salman, terjadi diskusi penting tentang Palestina dan perlunya menghentikan kejahatan perang Israel,” ungkap Wakil Kepala Staf Presiden Iran untuk Urusan Politik, Mohammad Jamshidi, seperti dikutip kantor berita Tasnim.

Jamshidi mengatakan, percakapan itu berlangsung selama 45 menit.

Sementara Pengeran MBS menegaskan bahwa Kerajaan Arab Saudi berupaya semaksimal mungkin menjalin komunikasi dengan semua pihak internasional dan regional demi menghentikan eskalasi konflik yang sedang berlangsung. Dia juga menegaskan, Riyadh menolak segala bentuk serangan terhadap warga sipil, menurut laporan Kantor Berita Saudi (SPA).

Pada Sabtu (7/10/2023) lalu, para pejuang Hamas melancarkan serangan kejutan besar-besaran terhadap Israel. Konflik tersebut merenggut nyawa hingga seribuan orang di masing-masing pihak. 

Pada Minggu (8/10/2023), Israel menyatakan perang dengan Hamas dan mengumumkan blokade penuh atas akses air, listrik, dan makanan di Jalur Gaza.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
2 jam lalu

Lesu, Rupiah Hari Ini Ditutup Melemah ke Rp17.611 per Dolar AS

4 jam lalu

Indonesia Prihatin Konflik di Yaman Memanas, Serukan Upaya Diplomasi

4 jam lalu

Terungkap! Pangeran MBS Telepon Trump, Minta Bantuan AS Serang Houthi tapi Ditolak

9 jam lalu

Iran Kirim Ratusan Personel Garda Revolusi ke Yaman, Segera Blokade Selat Bab Al Mandab?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal