Perundingan Damai AS-Iran Belum Jelas, Trump Masih Buka Opsi Serangan Militer

Anton Suhartono
Donald Trump mengungkapkan ketidakpuasannya dengan perundingan damai dengan Iran, opsi serangan masih terbuka (Foto: Centcom)

Sementara itu Gedung Putih menyebut, draf proposal damai yang diajukan Iran untuk mengakhiri perang adalah rekayasa. Draf tersebut dirilis media pemerintah Iran.

"Laporan dari media yang dikendalikan (pemerintah) Iran ini tidak benar dan MoU yang mereka 'rilis' adalah rekayasa belaka," bunyi pernyataan Gedung Putih.

Sementara itu Menteri Luar Negeri (Menlu) AS Marco Rubio menegaskan, diplomasi selalu menjadi pilihan utama pemerintahan Trump. Namun dia menegaskan, Trump masih menyimpan pilihan lain jika kesepakatan tidak dapat tercapai.

“Jika ada kesepakatan yang bisa dibuat, kami ingin itu dicapai. Saya kira ada beberapa kemajuan dan minat, dan kita akan melihat dalam beberapa jam atau beberapa hari ke depan, apakah ada kemajuan yang dicapai,” kata Rubio.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
2 jam lalu

Taktik Baru Iran Kuras Amunisi AS: 1 Rudal Balistik Dicegat 4 Patriot

2 jam lalu

Blak-blakan, Trump Senang Pangeran Harry dan Meghan Tinggalkan AS

6 jam lalu

Sekjen PBB Geram dengan Perang Rusia-Ukraina dan AS-Iran: Hentikan Kegilaan Ini!

11 jam lalu

Israel Siapkan Rencana Usir Seluruh Warga Gaza, Tunggu Restu AS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal