Perundingan Gencatan Senjata di Gaza Buntu Lagi, Israel Ajukan Syarat Baru

Anton Suhartono
Pembicaraan gencatan senjata di Gaza yang berlangsung pada Minggu (25/8) di Kairo, Mesir, kembali buntu (Foto: AP)

Hamas menegaskan siap untuk mematuhi kesepakatan berdasarkan usulan 2 Juli demi mencapai kepentingan lebih tinggi bagi rakyat Gaza yakni menghentikan agresi Israel.

Delegasi, lanjut dia, menekankan pentingnya kesepakatan mencakup penghentian perang secara permanen, penarikan penuh pasukan Israel dari Gaza, pemulangan seluruh pengungsi ke rumah mereka, masuknya bantuan kemanusiaan ke Gaza, rekonstruksi, serta pertukaran sandera Israel dengan tahanan Palestina.

Tim negosiasi Israel juga langsung pulang ke negaranya setelah gambil bagian dalam perundingan. Seorang sumber pejabat Israel mengindikasikan, peluang untuk mencapai kemajuan dalam perundingan para Minggu kemarin sangat kecil.

"Mandat delegasi tidak memungkinkan tercapainya kesepakatan mengenai Koridor Philadelphi di perbatasan Rafah dengan Mesir. Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu bersikeras untuk tetap mempertahankan kendali militer di sana.

Netanyahu pada Sabtu lalu mengatakan kepada Presiden AS Joe Biden, tentara hanya akan mundur sejauh 1 km dari Koridor Philadelphi. Koridor itu membentang sepanjang sepanjang 14 km di perbatasan Gaza-Mesir. Koridor itu sangat penting bagi Gaza karena menjadi akses masuknya bantuan kemanusiaan, yakni melalui Rafah.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Buletin
3 jam lalu

Iran Hujani Israel dengan Rudal Balistik, Kilang Minyak Bahrain Ikut Meledak

Internasional
18 jam lalu

Dibombardir Iran, 13 Warga Israel Tewas dan Ribuan Luka

Internasional
22 jam lalu

Pemandangan Sepinya Masjid Al Aqsa karena Ditutup Israel sejak Perang Iran

Nasional
2 hari lalu

KSP Beberkan 20 Poin Board of Peace: Gaza Tak Dikuasai Israel, Palestina Jadi Negara Sendiri

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal