KAIRO, iNews.id - Putaran terbaru perundingan antara Hamas dan Israel terkait gencatan senjata di Gaza kembali menemui jalan buntu. Tidak ada kesepakatan yang dicapai kedua pihak saat bernegosiasi di Kairo, Mesir, Minggu (25/8/2024) kemarin.
Baik Hamas maupun Israel tidak menyetujui beberapa tawaran kompromi yang ditawarkan para mediator. Hal itu diungkapkan oleh dua sumber keamanan Mesir.
Kondisi tersebut menimbulkan keraguan tentang peluang suksesnya upaya negosiasi terbaru yang didukung Amerika Serikat itu, demi mengakhiri perang sudah berlangsung lebih dari 10 bulan.
Pada konferensi pers di Halifax, Kanada, Penasihat Keamanan Nasional AS Jake Sullivan mengatakan, Washington DC masih bekerja keras bersama dengan para mediator dari Mesir dan Qatar serta Israel untuk meraih gencatan senjata dan kesepakatan pembebasan tawanan. Menurut dia, titik-titik kritis utama dalam perundingan yang sedang berlangsung di Kairo antara lain mencakup keberadaan pasukan Israel di hamparan tanah sempit sepanjang 14,5 km di sepanjang perbatasan selatan Gaza dengan Mesir. Israel menyebut area itu sebagai Koridor Philadelphi.
Sementara para mediator mengajukan sejumlah alternatif terhadap keberadaan pasukan Israel di Koridor Philadelphi dan Koridor Netzarim yang melintasi bagian tengah Jalur Gaza. Akan tetapi, tidak ada satu pun usulan itu yang diterima para pihak, kata sumber-sumber Mesir.