Perusahaan China Tawarkan Wisata Luar Angkasa, Tiket Rp7,2 Miliar per Orang

Anton Suhartono
Perusahaan startup antariksa China, InterstellOr, mengumumkan rencana mengirim turis ke suborbital luar angkasa pada 2028 (Foto: InterstellOr)

Antusiasme masyarakat di sektor antariksa komersial meningkat, memungkinkan orang-orang kaya menjadi penumpang. Tak butuh pelatihan macam-macam untuk menjadi penumpang, bahkan tanpa pelatihan layaknya astronot profesional.

Mereka bisa menikmati pemandangan langka Bumi serta berada dalam kondisi tanpa bobot.

Industri pariwisata antariksa AS jauh lebih maju. SpaceX, milik Elon Musk, telah rutin meluncurkan roket, sementara Blue Origin, milik miliarder Amazon Jeff Bezos, telah menerbangkan lebih dari 90 orang ke luar angkasa sejak 2021.

SpaceX menyelesaikan perjalanan luar angkasa komersial pertama pada 2024, dan dipandang sebagai pemimpin pasar dalam penerbangan antariksa komersial.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
3 hari lalu

Unik! Kampus di China Ini Dorong Mahasiswa Jatuh Cinta saat Liburan

Internasional
5 hari lalu

Trump Paksa China Kirim Kapal Perang ke Selat Hormuz, Tunda Pertemuan dengan Xi Jinping

Internasional
9 hari lalu

Ini Alasan Rusia-China 'Tak Dukung' Iran saat Voting Resolusi DK PBB soal Serang Negara Teluk

Nasional
11 hari lalu

Ikrar Nusa Bhakti Sebut AS Justru Ingin Akhiri Perang, Bongkar Andil China untuk Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal