Perusahaan China Tawarkan Wisata Luar Angkasa, Tiket Rp7,2 Miliar per Orang

Anton Suhartono
Perusahaan startup antariksa China, InterstellOr, mengumumkan rencana mengirim turis ke suborbital luar angkasa pada 2028 (Foto: InterstellOr)

InterstellOr merupakan perusahaan kedua China yang menawarkan perjalanan ke suborbital luar angkasa. Pada Oktober 2024, Jiangsu Deep Blue Aerospace telah menjual dua tiket masing-masing seharga 1,5 juta yuan untuk perjalanan suborbital pada 2027.

Antusiasme masyarakat di sektor antariksa komersial meningkat, memungkinkan orang-orang kaya menjadi penumpang. Tak butuh pelatihan macam-macam untuk menjadi penumpang, bahkan tanpa pelatihan layaknya astronot profesional.

Mereka bisa menikmati pemandangan langka Bumi serta berada dalam kondisi tanpa bobot.

Industri pariwisata antariksa AS jauh lebih maju. SpaceX, milik Elon Musk, telah rutin meluncurkan roket, sementara Blue Origin, milik miliarder Amazon Jeff Bezos, telah menerbangkan lebih dari 90 orang ke luar angkasa sejak 2021.

SpaceX menyelesaikan perjalanan luar angkasa komersial pertama pada 2024, dan dipandang sebagai pemimpin pasar dalam penerbangan antariksa komersial.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Status Triliuner Elon Musk Hilang usai Saham SpaceX dan Tesla Anjlok

57 tahun lalu

Mengejutkan! Turis Malaysia yang Viral Hina Warga China Bau Ternyata Polisi

57 tahun lalu

Viral Turis Malaysia Hina Warga China Bau Badan, Netizen Murka!

57 tahun lalu

Purbaya Temui Menkeu China, Matangkan Penerbitan Utang Panda Bond

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal