Perusahaan di Jepang Minta Para Pegawai Tidur Siang, Ini Alasannya

Anton Suhartono
Pegawai di Jepang disarankan tidur siang selama 30 menit di kantor (Foto: AFP)

Setiap pegawai bisa tidur selama 30 menit dan jam kerja mereka tak akan dipotong. Artinya, tidur siang juga bagian dari pekerjaan.

Perusahaan provider teknologi informasi itu membuat ruang tidur sedemikian rupa sehingga bisa memblokir suara masuk. Untuk membuat nyaman, di dalamnya disediakan sofa dan aroma wewangian. Pegawai yang masuk dilarang membawa smartphone atau perangkat komputer.

Anggota dewan eksekutif Nexbeat, Emiko Sumikawa, mengatakan, tidur siang memberikan efek menguntungkan dari sisi kesehatan, selain diet dan berolahraga.

Selain itu, masih bagian dari perbaikan kondisi pegawai, Nextbeat meminta pegawainya pulang kerja pukul 21.00. Mereka tidak diperbolehkan bekerja lembur sampai larut malam.

Pegawai Nexbeat, Hideyuki Utsunomiya, mengaku setiap hari menghabiskan waktu lama di depan layar komputer. Tanpa sadar, dia sering tertidur di meja kerja. Tapi semua berubah sejak dia membiasakan tidur siang.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
2 jam lalu

Helikopter Bawa Turis Jatuh di Kawah Gunung Berapi Jepang, 3 Jenazah Ditemukan

Internasional
15 jam lalu

Sanae Takaichi Kembali Terpilih sebagai Perdana Menteri Jepang

Mobil
1 hari lalu

Jepang Buka Keran Impor Mobil dari Amerika, Bebas Masuk Tanpa Pengujian

Nasional
9 hari lalu

Pemerintah Dapat Hibah Kapal Patroli dari Jepang, Nilainya Rp205 Miliar

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal