Perusahaan Jepang Rampungkan Uji Coba Mobil Terbang Berawak

Ahmad Islamy Jamil
Mobil terbang berawak buatan SkyDrive rampung diuji coba. (Foto: skydrive2020.com)

Pada Januari lalu, Hyundai dan Uber juga mengumumkan bahwa mereka berkolaborasi dalam mengembangkan “taksi udara” serbalistrik.

Analis Morgan Stanley mengatakan mereka memperkirakan taksi udara di kawasan perkotaan akan menjadi pemandangan umum pada 2040. Nilai pasar globalnya diproyeksikan menjadi 1,4 triliun dolar AS (20.365,8 triliun) hingga 2,9 triliun dolar AS (42.186,3 triliun) pada saat itu.

Akan tetapi, faktor keselamatan masih menjadi salah satu dari dua tantangan yang mencegah teknologi terebut digunakan secara luas untuk saat ini, kata asisten profesor teknik dan mekanik kedirgantaraan di University of Minnesota, Derya Aksaray. “Teknologi otonom yang aman untuk pesawat eVTOL masih dikembangkan,” ujarnya.

Tantangan lainnya adalah desain. Kendaraan tersebut harus cukup kuat untuk membawa beban yang diperlukan, namun cukup tenang untuk diterbangkan di ketinggian rendah—yang ukurannnya belum diatur.

Sementara, profesor teknik kedirgantaraan di Universitas Michigan, Ella Atkins, mengungkapkan pandangan yang berbeda tentang kepraktisan mesin eVTOL.

“(Teknologi ini) akan lebih hemat energi daripada helikopter yang menggunakan banyak bahan bakar. Akan tetapi, (eVTOL) kurang hemat energi daripada mobil karena mereka juga harus mengangkat dirinya sendiri,” ujarnya.

“Dari segi biaya pun, mereka tidak begitu praktis digunakan untuk sekadar pergi ke toko makanan,” ujarnya.

Atkins mengatakan mesin ini mungkin lebih cocok digunakan untuk komunitas satelit di kota-kota atau negara-negara dengan medan yang sulit.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
Internasional
31 menit lalu

Serangan Beruang Makin Ganas di Jepang, Incar Orang di Toilet Umum

Internasional
1 jam lalu

Dibanderol Rp6,4 Miliar, Begini Cara Kerja Mesin Cuci Manusia

Internasional
3 jam lalu

Heboh, Mesin Cuci Manusia Mulai Dijual di Jepang

Internasional
5 jam lalu

Deretan Maskapai Internasional Terdampak Recall 6.000 Pesawat Airbus A320

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal