Perusahaan Jepang Rampungkan Uji Coba Mobil Terbang Berawak

Ahmad Islamy Jamil
Mobil terbang berawak buatan SkyDrive rampung diuji coba. (Foto: skydrive2020.com)

SkyDrive mulai dioperasikan pada 2012 oleh sejumlah anggota organisasi relawan bernama Cartivator. Perusahaan tersebut mulai mengembangkan mobil terbang pada 2014.

Tahun ini, SkyDrive menerima dana dari Bank Pembangunan Jepang dan beberapa investor lainnya. Selain SkyDrive, beberapa perusahaan yang juga sedang mengembangkan teknologi serupa antara lain Boeing dan Airbus, serta produsen mobil Toyota dan Porsche.

Pada Januari lalu, Hyundai dan Uber juga mengumumkan bahwa mereka berkolaborasi dalam mengembangkan “taksi udara” serbalistrik.

Analis Morgan Stanley mengatakan mereka memperkirakan taksi udara di kawasan perkotaan akan menjadi pemandangan umum pada 2040. Nilai pasar globalnya diproyeksikan menjadi 1,4 triliun dolar AS (20.365,8 triliun) hingga 2,9 triliun dolar AS (42.186,3 triliun) pada saat itu.

Akan tetapi, faktor keselamatan masih menjadi salah satu dari dua tantangan yang mencegah teknologi terebut digunakan secara luas untuk saat ini, kata asisten profesor teknik dan mekanik kedirgantaraan di University of Minnesota, Derya Aksaray. “Teknologi otonom yang aman untuk pesawat eVTOL masih dikembangkan,” ujarnya.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
6 jam lalu

Dikritik gegara Sering Tugas dari Rumah, PM Jepang Takaichi: Biar Bisa Kerja Kapan Saja!

1 hari lalu

Hyundai dan Aa Juju Bertemu Temukan Titik Tengah soal Mobil Ioniq 5

2 hari lalu

Keselamatan Jadi Faktor Penting Beli Mobil, Ini Cara Stargazer Lindungi Keluarga Indonesia

2 hari lalu

Hyundai Lakukan Evaluasi dan Segera Carikan Solusi Atas Masalah Mobil Ioniq 5 Aa Juju

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal