Pesan Natal dari Bethlehem: Dunia Menyaksikan Pembantaian di Gaza, tapi...

Anton Suhartono
Pendeta Munther Isaac dari Bethlehem mengatakan dalam pesan Natalnya, negara Barat hanya diam padahal mereka menyaksikan pembantaian di Gaza (Foto: Reuters)

TEPI BARAT, iNews.id - Suasana Natal di Bethlehem, Tepi Barat, tahun ini jauh berbeda dibandingkan tahun-tahun sebelumnya dipicu perang. Tak ada perayaan Malam Natal di Bethlehem akibat perang.

"Kristus berada di bawah reruntuhan. Kami marah, kami hancur. Ini seharusnya menjadi saat yang penuh sukacita. Sebaliknya, kami berduka, kami takut," kata Pendeta Munther Isaac, dalam pidatonya saat kebaktian di Gereja Lutheran Injili, seperti dikutip dari Anadolu.

"Gaza yang kita kenal sudah tidak ada lagi. Ini adalah pembantaian. Ini adalah genosida. Dunia sedang menyaksikan, gereja-gereja sedang menyaksikan," lanjut Isaac, seraya menegaskan negara Barat tutup mata, tidak memandang warga Palestina dengan setara.

Namun dia masih bersyukur, meski Palestina menghadapi pukulan telak, warganya masih bisa bertahan. Dia yakin rakyat Palestina akan baik-baik saja.

“Kami rakyat Palestina akan pulih. Kami akan bangkit. Kami akan bangkit kembali dari tengah kehancuran seperti yang selalu kami lakukan sebagai warga Palestina,” ujarnya.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
3 jam lalu

Pemukim Yahudi Serang Gereja di Yerusalem, Pemuka Agama Kristen Protes Keras

8 jam lalu

Prosesi Pemakaman Terbesar, Ribuan Warga Gaza Salatkan 112 Jenazah Korban Kebrutalan Israel

19 jam lalu

Israel Ngotot Tak Akan Tarik Pasukan dari Gaza

1 hari lalu

Netanyahu Tolak Mentah-Mentah Proposal Damai Gaza Fase II yang Diajukan Trump

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal