Pesanan Menurun, Airbus Akan Hentikan Produksi Pesawat Superjumbo A380

Anton Suhartono
Airbus akan hentikan produksi pesawat superjumbo A380, pesanan terakhir dikirim 2021 (Foto: AFP)

Para analis memperingatkan, Airbus tidak akan bisa mendapat 25 miliar euro untuk investasi dan biaya produksi kecuali mampu menjual 400 sampai 600 unit A380. Namun perusahaan tak pernah mengungkap berapa jumlah minimal pesawat yang harus diproduksi untuk mencapai titik impas.

Kekhawatiran yang diungkap para analis adalah adanya masalah teknis yakni keterlambatan pengiriman sehingga membuat pesanan menumpuk.

Airbus hanya mengungkap, dengan berkurangnya pemesanan dari Emirates, selaku pembeli A380 terbanyak, jumlah total pesanannya hanya 274 unit.

Tahun lalu Airbus sudah memberikan sinyal bahwa produksi A380 akan dihentikan jika tidak ada pemesanan baru yang masuk.

Emirates sempat memesan 36 unit A380 lagi, namun kemudian dibatalkan dan mengalihkannya ke model A330 dan A350 yang lebih kecil.

Pada 2018, Airbus hanya mengirim 10 unit A380 superjumbo ke maskapai. Sementara untuk 2019, akan membuat 8 unit, 2020 sebanyak 7 unit, dan terakhir pada 2021 dua unit.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
14 hari lalu

BNPB Buka Suara usai Heboh Logo di Pesawat Sitaan Kejagung dalam Kasus Korupsi MBG

26 hari lalu

Pemerintah Pesan Pesawat Beriev hingga 2.000 Truk Pemadam untuk Tangani Karhutla

27 hari lalu

Asap Karhutla Bikin 254 Penerbangan di Kalimantan Batal dan Tertunda

29 hari lalu

Pemerintah Kerahkan 64 Pesawat dan 54.394 Personel untuk Atasi Karhutla sejak Agustus

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal