Pesawat American Airlines Tabrak Heli Militer, Trump Sebut Black Hawk Terbang Terlalu Tinggi

Anton Suhartono
Donald Trump mengungkap helikopter Black Hawk yang bertabrakan dengan pesawat Bombardier CRJ700 American Airlines di Washingon DC terbang terlalu tinggi (Foto: AP)

WASHINGTON, iNews.id - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengungkap helikopter Sikorsky H-60 Black Hawk yang bertabrakan dengan pesawat Bombardier CRJ700American Airlines terbang terlalu tinggi saat kejadian.

Pesawat yang membawa 64 penumpang dan kru yang terbang dari Wichita, Kansas, itu menabrak helikopter militer AS saat akan mendarat di Bandara Nasional Ronald Reagan, Washington DC, pada Rabu (29/1/2025) malam.

Akibat kejadian tersebut, seluruh penumpang dan kru yang berada di pesawat dan helikopter yakni 67 orang dinyatakan tewas.

"Helikopter Black Hawk terbang terlalu tinggi, jauh di atas batas ketinggian 200 kaki. Itu tidak terlalu sulit untuk dipahami, bukan?" kata Trump, di akun media sosial Truth Social, Jumat (31/1/2025).

Meski demikian penyelidikan untuk mengungkap penyebab pasti kecelakaan masih dilakukan, melibatkan badan penerbangan federal FAA dan Badan Keselamatan Transportasi Nasional (NTSB).

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
12 jam lalu

Trump Bakal Klaim Selat Hormuz Milik AS, Iran: Hanya Kami yang Bisa Buka-Tutup

13 jam lalu

Nah! Negara-Negara Teluk Mulai Frustrasi dengan AS, Perang Iran Tak Kunjung Usai

14 jam lalu

Senator AS Desak Trump Segera Hentikan Perang Iran: Rakyat AS Makin Sengsara

15 jam lalu

Begini Rencana AS Bikin Iran Bangkrut

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal