Pesawat Jatuh Tewaskan 100 Orang Lebih, Kuba Berkabung 2 Hari

Anton Suhartono
Presiden Kuba Miguel Diaz Canel (kanan bercelana coklat) meninjau lokasi pesawat jatuh (Foto: AFP)

HAVANA, iNews.id - Presiden Kuba Miguel Diaz Canel mengumumkan hari berkabung selama dua hari terkait jatuhnya pesawat Cubana de Aviacion di Havana, Jumat (18/5) siang atau Sabtu dini hari WIB. Kecelakaan itu menewaskan lebih dari 100 orang.

Pesawat yang mengangkut 113 penumpang dan kru itu jatuh sesaat setelah lepas landas dari Bandara Jose Marti, Havana, dalam penerbangan menuju kota Holguin.

Presiden Diaz Canel mengatakan, penyelidikan untuk mengungkap penyebab jatuhnya pesawat Boeing 737 berusia hampir 40 tahun itu mulai dilakukan. Pesawat itu disewa dari perusahaan penerbangan Meksiko Aerolineas Damojh.

Enam kru (sebelumnya disebutkan lima), yakni pilot, kopilot, serta empat pramugari termasuk di antara korban tewas. Selain Meksiko, ada lima lain yang diketahui merupakan warga asing. Dua di antaranya dipastikan berasal dari Argentina.

Namun tidak semua penumpang tewas dalam kecelakaan itu, petugas mengevakuasi tiga perempuan dalam kondisi selamat meskipun kondisinya kritis.

Saksi mata mengatakan, pesawat melakukan putaran setelah lepas landas seperti ingin kembali ke bandara lagi. Namun hidung pesawat keburu menukik ke area pepohonan dan menghujam menyebabkan ledakan keras. Kuatnya benturan menyebabkan pesawat hancur tak berbentuk.

Presiden Diaz Canel mengatakan, hari berkabung dimulai pada Sabtu pukul 06.00 waktu setempat hingga Minggu tengah malam. Dia meminta warga memgibarkan bendera setengah tiang untuk menghormati korban.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
14 hari lalu

Kapal Induk AS USS Nimitz Siaga Dekat Kuba, Trump: Kita Ingin Bantu Mereka

Internasional
15 hari lalu

Gugus Tempur Kapal Induk AS USS Nimitz Tiba di Karibia, Siap Serang Kuba?

Internasional
16 hari lalu

AS Siap Gempur Kuba: Dari Serangan Udara hingga Operasi Darat

Internasional
16 hari lalu

AS Siapkan Operasi Militer ke Kuba

Internasional
28 hari lalu

Presiden Kuba Kecam Menlu AS: Pejabat Negara Tak Tahu Instruksi Trump!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal