Pesawat Militer Brasil Dipakai Keperluan Penjahat Lingkungan, Menteri Tuai Kecaman

Arif Budiwinarto
Pesawat militer Brasil tengah mendarat di wilayah terpencil dalam kunjungan Menteri Lingkungan Hidup Ricardo Salles. (foto: Folha-Ui)

Angkutan Udara kemudian mengatakan tujuh penumpang itu adalah pemimpin adat. Namun, etnis Munduruku membantahnya melalui surat kepada jaksa.

Tujuh orang yang berangkat ke Brasilia diketahui membela kepentingan penambang ilegal dan terlibat dalam penambangan ilegal di hutan lindung Munduruku.

Menteri Salles menuai kecaman luas dari kelompok-kelompok lingkungan pada bulan April ketika rekaman video pertemuan kabinet dipublikasikan di mana dia mengatakan pandemi Covid-19 adalah kesempatan untuk membatalkan peraturan penambangan ilegal.

Namun, dia menyangkal dengan mengatakan maksudnya adalah ingin menentang birokrasi secara umum bukan melemahkan perlindungan lingkungan.

Aktivis mengatakan penambangan ilegal adalah penyebab utama kerusakan lingkungan di hutan hujan terbesar di dunia dan ancaman bagi masyarakat adat.

Namun, Presiden Jair Bolsonaro yang terkenal sebagai seorang skeptis perubahan iklim, telah mendorong agar kawasan lindung penduduk asli dibuka untuk pertambangan dan pertanian.

Editor : Arif Budiwinarto
Artikel Terkait
Nasional
8 hari lalu

Prabowo Ungkap MBG Capai 55 Juta Penerima dalam Setahun, Lebih Cepat dari Brasil

Internasional
1 bulan lalu

Sao Paulo Brasil Blackout Imbas Pohon Tumbang, Ratusan Penerbangan Dibatalkan

Nasional
1 bulan lalu

Kementerian LH Mulai Periksa Perusahaan yang Beroperasi di Sekitar DAS Batang Toru

Nasional
1 bulan lalu

Kementerian LH Setop Operasional Perusahaan Diduga Penyebab Banjir di Sumatra, Ada Tambang Emas

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal