Insiden itu terjadi tiga bulan setelah sebuah pesawat penumpang China Eastern Airline Corp jatuh di lereng bukit pada Maret lalu. Insiden kala itu menewaskan 132 penumpang dan awak.
Administrasi Penerbangan Sipil China mengatakan, dua kotak hitam dari kecelakaan itu rusak parah dan penyelidikan masih berlanjut sampai sekarang.