Pesawat Militer Rusia Jatuh, Israel Salahkan Presiden Assad dan Iran

Anton Suhartono
Bendara Israel berkibat di kantor kedubes di Moskow, Rusia (Foto: AFP)

TEL AVIV, iNews.id - Israel tak terima disalahkan atas jatuhnya pesawat pengintai milik militer Rusia, Ilyuhsin Il-20, yang jatuh terkena rudal S-200.

Jet tempur Israel memang tak menembak langsung pesawat yang dinaiki 15 tentara Rusia itu, namun menjadikannya sebagai tameng dari tembakan rudal sistem pertahanan udara Suriah.

Saat itu, empat jet tempur F-16 Israel sedang menyerang fasilitas militer Suriah di Provinsi Latakia. Sistem pertahanan udara Suriah pun aktif dan menembakkan rudal S-200 untuk merontokkan empat jet Israel itu. Namun rudal itu teralihkan ke pesawat Rusia hingga jatuh di atas Laut Mediterania, Senin (18/9/2018) malam.

Rusia menyebut, pesawat berbaling-baling gandanya dijadikan tameng atau pelindung oleh F-16 Israel.

Militer Israel pun menyampaikan duka mendalam atas tewasnya 15 tentara Rusia. Pernyataan itu keluar setelah Menteri Pertahanan Rusia Sergei Shoigu berkomunikasi dengan Menhan Israel Avigdor Lieberman. Di kesempatan itu, Shoigu mengatakan akan membalas dengan cara yang tak ditentukan.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
13 menit lalu

Zelensky Dilaporkan Siap Serahkan Wilayah Ukraina ke Rusia sebagai Syarat Gencatan Senjata

Internasional
40 menit lalu

Iran Sebut Israel Berusaha Gagalkan Negosiasi Nuklir dengan AS

Nasional
8 jam lalu

Kejagung Kaji Laporan Koalisi Sipil terkait Kejahatan Genosida Israel di Gaza

Nasional
5 jam lalu

Israel dan RI Ada di Board of Peace, Kemlu: Bukan Normalisasi Hubungan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal