Laporan media lokal menyebut, pesawat dipiloti pria 66 tahun. Dia mengalami luka patah tulang dalam insiden ini.
Dalam pemeriksaan, dia mengaku pesawatnya tiba-tiba kehilangan kendali saat digunakan untuk menyiram ladang pertanian.
Penyebab kecelakaan pesawat buatan era Uni Soviet itu masih dalam penyelidikan.