MANILA , iNews.id– Petinju Manny Pacquiao menegaskan sudah muak dengan politik. Dia berulang kali mempertimbangkan akan berhenti dari pekerjaannya sebagai senator di Filipina.
"Saya merasa cemas, berkecil hati, saya ingin melepaskannya karena saya tidak terbiasa berpolitik," kata pria yang akrab disapa Pacman itu, seperti dikutip dari The Straits Times, Rabu (23/11/2017).
Menurut pria 38 tahun itu, dalam politik benar dan salah merupakan hal yang samar. Politikus pun punya banyak wajah. Pacman mengaku sedang merasakan puncak frustasinya dalam berpolitik.
"Yang terpenting adalah seseorang yang benar dan tulus itu merasakan bagaimana penderitaan orang miskin. Orang-orang kaya sebenarnya tahu permasalahan negara, tapi benar-benar tidak bisa merasakan penderitaan orang miskin," kata pria yang pernah merasakan getirnya menjadi orang miskin saat awal merintis karier di dunia tinju di kampung halamannya itu.
Soal rencana mundur dari kancah politik, Pacman baru sebatas mendiskusikannya dengan orang-orang dekat seperti istrinya, Jinkee, dan beberapa teman.
Meski pengalamannya minim, tapi dia terpilih sebagai senator dalam pemilu pada tahun lalu. Pacman masih mempertimbangkan apakah akan ikut kembali dalam pemilu pada 2022 atau tidak.
Sementara itu pelatih asal Amerika yang sudah menanganinya selama 16 tahun, Freddie Roach, justru punya saran kebalikannya. Dia meminta Pacman untuk gantung sarung dan fokus pada karier politik, mengingat usianya sudah hampir 40 tahun.