BERLIN, iNews.id - Angela Merkel menyampaikan pidato terakhirnya sebagai Ketua Umum di hadapan setidaknya 1.001 anggota delegasi dalam Kongres Nasional CDU di Hamburg, Jumat (7/12/2018). Kongres itu selanjutnya akan memilih pengganti Merkel di pucuk pimpinan partai.
Angela Merkel memimpin CDU sejak 2000. Ketika itu, jajaran pimpinan CDU masih didominasi oleh para pria, dan ketika itu CDU sedang berada dalam krisis. Ketua Partai Helmut Kohl dipaksa meletakkan jabatan karena terlibat skandal sumbangan gelap untuk partai.
Tanpa diduga, Angela Merkel yang berasal dari Jerman Timur merebut inisiatif dan mencalonkan diri sebagai Ketua Umum. Sosok Merkel saat itu sangat jauh dari gambaran partai CDU dan para pemimpinnya.
Belum pernah sebelumnya seorang perempuan menjabat sebagai ketua partai. Apalagi Merkel berasal dari Jerman bagian Timur, yang belum lama keluar dari penindasan kekuasaan rezim sosialistik.
Selain itu, Merkel bercerai dari suaminya dan ketika itu hidup bersama dengan pasangannya, tanpa menikah lagi. Bagi sebuah partai Kristen yang konservatif, ini bukanlah kondisi ideal untuk terpilih menjadi Ketua Umum.