Setelah itu bandara menetapkan status darurat termasuk melakukan persiapan untuk membantu pesawat, yang akhirnya mendarat dengan selamat.
Kapten pesawat maupun kopilot mengalami luka dan dibawa ke rumah sakit untuk mendapat perawatan medis yang diperlukan.
Beberapa laporan mengungkap, kopilot menyerang pilot menggunakan senjata tajam dan berusaha membajak pesawat tersebut.
Informasi mengenai kewarganegaraan kedua kru kokpit tersebut masih simpang siur. Stasiun televisi Israel Channel 12 menyebut, kru terdiri ataa seorang pilot berkebangsaan Rusia dan kopilot berkebangsaan Ukraina.
Sementara Ynet melaporkan pilot, diduga berusaha menjatuhkan pesawat, berasal dari Oman dan kopilot berkebangsaan UEA.
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan Menteri Pertahanan Katz telah memerintahkan pengiriman pesawat penyelamat militer ke Arab Saudi untuk memulangkan penumpang asal Israel yang berada dalam penerbangan Flydubai tersebut.
Flydubai kemudian menginformasikan kepada pihak berwenang Israel, pesawat pengganti akan dikirim dari Dubai ke Arab Saudi untuk menjemput kembali penumpang asal Israel.