"Kami memahami bahwa emosi sedang tinggi, terutama mengingat penderitaan yang terus berlanjut di Gaza dan kehancuran di Lebanon. Ini bukan isu yang jauh bagi komunitas kami," bunyi pernyataan.
"Tapi kami juga perlu memperjelas. Memilih untuk berinteraksi dengan kepemimpinan terpilih negara ini bukan pengkhianatan atas keprihatinan tersebut. Ini adalah cara kami menyalurkan suara kepada mereka."
Albanese mengatakan dia disambut oleh sebagian besar dari lebih dari 30.000 orang yang hadir di masjid tersebut.
"Secara keseluruhan, sambutannya sangat positif," katanya, kepada surat kabar The Guardian Australia.