PM Inggris Beri Sinyal Pindahkan Kedubes di Israel, Palestina: Tak Bermoral!

Anton Suhartono
Liz Truss (Foto: Reuters)

LONDON, iNews.id - Palestina mengecam pernyataan Perdana Menteri (PM) Inggris Liz Truss bahwa Inggris meninjau lokasi kedutaan besarnya (kedubes) di Israel. Ini merupakan sinyal Truss akan memindahkan lokasi kedubes dari Tel Aviv ke Yerusalem.

Jika terlaksana, Inggris sama saja mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel. Ini bertentangan dengan kesepakatan sebelumnya, karena nasib Yerusalem harus diputuskan oleh Israel dan Palestina melalui meja perundingan, bukan diakui secara sepihak. Palestina juga menghendaki Yerusalem Timur sebagai ibu kota negaranya di masa depan.

Kepala misi Palestina untuk Inggris Husam Zomlot mengecam pernyataan Truss tersebut yang disampaikan kepada PM Israel Yair Lapid di sela Sidang Majelis Umum PBB di New York, Amerika Serikat.

"Tidak bermoral, ilegal, dan tidak bertanggung jawab. Setiap pemindahan kedubes akan menjadi pelanggaran terang-terangan terhadap hukum internasional (dan) tanggung jawab sejarah Inggris,” kata pria yang juga penasihat Presiden Mahmoud Abbas itu dalam cuitannya, seperti dilaporkan kembali RT.

Dia menambahkan, sangat disayangkan PM Inggris menggunakan penampilan pertamanya di PBB untuk berkomitmen melanggar hukum internasional. Truss bulan ini diangkat menjadi PM Inggris menggantikan Boris Johnson yang mengundurkan diri.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Nasional
7 jam lalu

Kemlu: Pasukan Indonesia ke Gaza Bukan untuk Misi Tempur

Nasional
10 jam lalu

Ma'ruf Amin Tak Masalah RI Gabung Board of Peace, Asal Perjuangkan Palestina Merdeka

Nasional
19 jam lalu

Airlangga Bantah Kesepakatan Tarif AS Disetujui usai RI Gabung Dewan Perdamaian Gaza

Internasional
24 jam lalu

Dewan Perdamaian Gaza Ingatkan Peran Pasukan Stabilisasi Internasional Penting, tapi...

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal