PM Irak Sebut Qatar Mungkin Target Pertama Israel

Anton Suhartono
Mohammed Shia Al Sudani memperingatkan, agresi militer Israel terhadap Qatar mungkin baru awal dari rencana yang lebih besar (Foto: AP)

BEIRUT, iNews.id - Perdana Menteri Irak Mohammed Shia Al Sudani memperingatkan bahwa agresi militer Israel terhadap Qatar baru awal dari rencana yang lebih besar. Menurut dia, negara-negara Muslim lain berpotensi menjadi target berikutnya jika tidak segera membangun aliansi pertahanan bersama.

Pernyataan itu disampaikan Al Sudani setelah serangan udara Israel ke Doha pada 9 September lalu yang menewaskan enam orang, termasuk lima anggota Hamas dan seorang pejabat keamanan Qatar.

“Qatar adalah target pertama, tetapi berikutnya bisa negara lain. Tidak ada yang menghalangi negara-negara Islam untuk membentuk aliansi dalam bentuk struktur keamanan bersama untuk pertahanan,” tegas Al Sudani dalam wawancara dengan Al Jazeera.

Dorongan Aliansi Pertahanan Muslim

Al Sudani menyerukan agar dunia Muslim, khususnya di Timur Tengah, membangun blok pertahanan bersama menghadapi Israel. Ia menilai negara-negara Arab dan Islam memiliki sumber daya militer, politik, dan ekonomi yang cukup untuk melawan agresi Israel.

Menurutnya, tanpa kerja sama kolektif, Israel akan leluasa memperluas pengaruh dan kekuasaan di kawasan.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
13 jam lalu

Trump dan Negara Eropa Kutuk Rencana Israel Caplok Tepi Barat

Internasional
16 jam lalu

Presiden Israel Datang ke Australia, Ribuan Demonstran Bentrok dengan Polisi

Internasional
18 jam lalu

Israel Ngotot Caplok Tepi Barat dari Palestina

Internasional
3 hari lalu

Skandal Jeffrey Epstein Guncang Israel, Ungkap Konflik Netanyahu dan Mantan PM Ehud Barak

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal