PM Jepang Ishiba Sengaja Mundur Setelah Berhasil Nego Tarif Trump

Anton Suhartono
Shigeru Ishiba mengumumkan pengunduran diri, Minggu (7/9), tak lama setelah berhasil menyelesaikan negosiasi tarif dengan Donald Trump (Foto: AP)

Sejak Partai Demokratik Liberal (LDP) kehilangan mayoritas di parlemen akibat hasil pemilu Juli lalu, suara agar Ishiba turun dari kursi perdana menteri semakin kencang. Namun, dia menolak hingga negosiasi dengan AS benar-benar rampung.

Sejumlah analis menyebut, Ishiba ingin memastikan dirinya mundur dengan meninggalkan warisan penting, yakni perjanjian dagang yang diyakini bisa meringankan beban ekonomi Jepang di tengah lonjakan biaya hidup.

“Dia mundur bukan karena kalah, melainkan setelah memastikan Jepang aman dari ancaman tarif tinggi AS,” kata seorang pengamat politik Jepang.

Kini, LDP menjadwalkan pemungutan suara darurat untuk memilih penggantinya pada Senin (8/9/2025). Masa transisi politik diperkirakan berlangsung alot, apalagi Jepang masih menghadapi tantangan ekonomi berat setelah guncangan harga energi dan pangan global.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Trump: Komunisme, Ancaman Terbesar bagi AS

57 tahun lalu

Produsen Otomotif China Minta Perlakuan Sama dengan Pabrikan Jepang di Indonesia

57 tahun lalu

Konflik dengan AS Memanas, Iran Tegaskan Pegang Kendali Penuh Selat Hormuz

57 tahun lalu

Trump Ancam Tarif 100 Persen untuk Negara Eropa yang Pajaki Raksasa Teknologi AS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal