PM Jepang Suga Dikritik karena Hadiri Pesta, padahal Desak Warga Hindari Perkumpulan

Anton Suhartono
Yoshihide Suga (Foto: AFP)

TOKYO, iNews.id - Perdana Menteri JepangYoshihide Suga menuai kritik karena mengikuti pesta akhir tahun, padahal dia menyarankan warganya untuk menghindari perkumpulan di tengah lonjakan kasus Covid-19.

Suga tetap melanjutkan serangkaian pertemuan pekan ini, memicu kritik tidak hanya dari oposisi dan pengguna media sosial, tapi juga mitra separtai.

Namun menteri perekonomian yang juga bertanggung jawab atas kebijakan virus corona, Yasutoshi Nishimura, membela pertemuan yang diikuti Suga. Dia mengatakan kepada parlemen, Rabu (16/12/2020), tidak ada aturan untuk membatasi acara makan bersama.

Juru bicara pemerintah Katsunobu Kato mengatakan, meskipun mengikuti pertemuan Suga tetap memperhatikan protokol kesehatan dengan mengambil tindakan pencegahan yang diperlukan.

"Penting untuk membuat keputusan pribadi, berdasarkan keseimbangan antara tujuan kelompok dan pengendalian infeksi," kata Kato, dikutip dari Reuters.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kabar Duka, Ilustrator Kiki's Delivery Service Akiko Hayashi Meninggal Dunia

57 tahun lalu

Viral Raisa dan Chef Prancis Mathis Molinie Liburan Bareng di Jepang? Ini Faktanya!

57 tahun lalu

Produsen Otomotif China Minta Perlakuan Sama dengan Pabrikan Jepang di Indonesia

57 tahun lalu

Gempa M7,2 di Jepang: Gedung-Gedung di Tokyo Berguncang, Korban Nihil

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal