Dia mengatakan telah mempelajari dengan cermat beberapa dokumen, termasuk Kebijakan Dasar Pengelolaan dan Reformasi Ekonomi dan Fiskal pada 18 dan 19 Juli.
“Sejak menjabat, tidur 0 hingga 3 jam sudah menjadi hal biasa,” tulisnya.
Kebiasaan Takaichi yang dikenal sebagai pekerja keras itu dikritik oleh politisi oposisi Yuichiro Tamaki. Pemimpin partai oposisi, Partai Demokrat untuk Rakyat, itu menyindir istirahat adalah bagian dari pekerjaan Takaichi.
"Saya penasaran, apakah lebih baik memfokuskan waktu yang berharga pada keputusan dan tugas yang hanya bisa ditangani oleh perdana menteri," katanya.