PM Morrison Akhirnya Akui Salah Terkait Penanganan Krisis Kebakaran Hutan di Australia

Nathania Riris Michico
Scott Morrison mengakui ada "beberapa hal yang seharusnya dapat saya tangani secara lebih baik". (FOTO: EPA)

SYDNEY, iNews.id - Perdana Menteri Australia Scott Morrison mengungkapkan penyesalannya terkait penanganan krisis kebakaran semak yang mengungkung negaranya. Morrison menghadapi kritik pedas terkait cara pemerintahannya merespon kebakaran semak dan kebijakan iklimnya.

Sejak September, kebakaran semak dan hutan menyebabkan kematian setidaknya 28 orang dan menghancurkan ribuan rumah.

Pada Minggu (12/1/2020), Morrison mengakui, "Ada hal-hal yang seharusnya dapat ditangani secara lebih baik di lapangan."

Dalam beberapa pekan terakhir, Morrison menerima sejumlah ekspresi penolakan yang ditunjukkan warga negaranya saat mengunjungi area terdampak di New South Wales (NSW) dan Victoria, dua negara bagian yang paling terdampak.

Di Kota Cobargo di NSW, seorang perempuan menuntut lebih banyak sumber daya bagi petugas pemadam kebakaran, sementara warga lain menghinanya "idiot" dan mengatakan, "Anda tidak akan mendapatkan suara di sini."

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
13 jam lalu

Prabowo Gelar Rapat Hybrid di Istana, Bahas Karhutla yang Masih Terjadi

2 hari lalu

Serbuk asal Brasil buat Padamkan Karhutla Diuji di Sumsel, Diklaim 10 Kali Lebih Efektif Dibanding Air

13 hari lalu

BNPB Catat Masih Ada 96,07 Hektare Lahan Terbakar di 6 Provinsi

15 hari lalu

Hotspot Karhutla Naik Tajam Jadi 331 Titik, Terbanyak di Kalsel dan Sumsel

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal